Ortu Dan Guru Masih Kebingungan Ide Merdeka Belajar

Nada4D

Fokus UtamaOrtu Dan Guru Masih Kebingungan Ide Merdeka Belajar, Mendikbudristek Nadiem Makarim memperjelas jika kemerdekaan belajar maknanya memberinya kelonggaran untuk pelajar untuk pilih pelajaran sama sesuai ketertarikan mereka.

Mendikbudristek Nadiem Makarim memperjelas jika kemerdekaan belajar maknanya memberinya kelonggaran untuk pelajar untuk pilih pelajaran sama sesuai ketertarikan mereka.

Menteri Pengajaran, Kebudayaan, Penelitian dan Tehnologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim menjelaskan sering menjumpai guru dan orangtua ketidaktahuan mendefinisikan Merdeka Belajar.

Merdeka Belajar sebagai pendekatan pengajaran yang digotong Nadiem semenjak pertama memegang menteri. Semua peraturan yang dibikin dalam 2 tahun ke belakang juga nyaris selalu mempunyai tujuan merealisasikan Merdeka Belajar.

 

Ortu Dan Guru Masih Kebingungan Ide Merdeka Belajar

“Sebetulnya sampai ini hari saya cukup kerap dengar ketidaktahuan antara beberapa orangtua dan guru mengenai akar Merdeka Belajar,” ucapnya pada acara yang ditayangkan kepada time Fokus Update, Kamis (24/6).

“Ada yang menduga kemerdekaan di sini memiliki arti kebebasan untuk lakukan apa saja. Bebas ingin belajar atau mungkin tidak, bebas ingin kerjakan pekerjaan atau mungkin tidak,” sambungnya.

Nadiem memperjelas, akar Merdeka Belajar yang diartikan bukan semacam itu. Dia menerangkan kemerdekaan belajar maknanya memberinya kelonggaran untuk pelajar untuk pilih pelajaran sama sesuai ketertarikan mereka.

“Ijinkan saya memberinya satu contoh. Misalkan di sekeluarga ada 2 orang anak, satu anak tertarik sama sastra dan seni, sedang saudaranya tertarik sama tehnologi dan computer,” papar Nadiem.

“Kita jadi orang tua pasti tidak dapat memaksa anak kita yang menyenangi seni untuk belajar secara dalam. Dan kebalikannya, menurut saya tiap anak pada intinya punyai rasa ingin ketahui, punyai kemauan untuk belajar . Maka tidak ada anak pemalas atau mungkin tidak dapat,” lebih ia.

Nadiem menjelaskan dalam kasus semacam ini Merdeka Belajar dapat menjadi jalan keluar, di mana peraturan direncanakan berdasar kemauan dan mengutamakan keperluan pelajar.

Sebagai langkah menerapkan ini, Nadiem minta guru di sekolah membuat sistem evaluasi berbasiskan project untuk memicu kreasi pelajar. Dikutip langsung dari Info Nusantara.

Sementara mahasiswa didorong untuk manfaatkan hak belajar dalam luar universitas yang ia siapkan lewat program Universitas Merdeka. Dia minta mahasiswa aktif magang di industri, lakukan transisi siswa, atau mengajarkan di sekolah di wilayah 3T (ketinggalan, paling depan dan paling luar).

Related Post