Jawara Tender Seragam ‘LV’ DPRD Tangerang

Nada4D

Fokus UtamaJawara Tender Seragam ‘LV’ DPRD Tangerang, Staf Legal perusahaan CV Adhi Prima Sentosa Yanto Irianto mengaku pihaknya telah menyiapkan bahan dan bekerja sama dengan Louis Vuitton (LV) Indonesia dalam pengadaan baju dinas DPRD Kota Tangerang.

“Kami berani lelang tender ya karena bahannya sudah ada. Artinya kami jelas konvensional, karena tender itu pasti dikejar tenggatnya,” jelasnya kepada wartawan yang dikutip langsung dari Info Nusantara.

 

Jawara Tender Seragam ‘LV’ DPRD Tangerang

Penyediaan bahan tersebut dikatakannya juga diperlukan untuk dilakukan uji laboratorium terlebih dahulu sebagai salah satu syarat dalam proses lelang. Dikutip dari Info Nusantara.

Yanto mengklaim, pihaknya juga telah menggandeng LV Indonesia dalam proses uji laboratorium untuk bahan baju dinas tersebut.

“Iya (merek bahan baju) dari Italia, tapi di Indonesia kan ada. Jadi kami enggak mesti ke sana, kami kerja sama dengan yang ada di Indonesia,” paparnya yang jelas.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, terkait besaran anggaran. Untuk pengadaan baju dinas yang mencapai Rp675 juta tersebut sudah termasuk pembuatan pakaian dan ongkos jahit di dalamnya.

“Anggaran itu sudah termasuk bahan dan ongkos jahit,” jelasnya.

Menanggapi pernyataan tersebut, pihak manajemen Louis Vuitton Indonesia membantah bahwa pihaknya terlibat dalam pengadaan bahan pakaian dinas atau seragam buat DPRD Kota Tangerang.

Label LV juga menegaskan tidak memiliki lini penjualan material dan seragam. Communication Manager Louis Vuitton Indonesia Eunike Santosa.

Juga mengatakan pihaknya hanya menyediakan busana siap pakai (ready to wear) dalam koleksi terbatas yang dilakukan oleh semua pejabat yang ada di kantor tersebut.

“LV tidak pernah ada segmen bisnis untuk penjualan fabric material or uniform (bahan kain atau seragam),” jelasnya kepada Fokus Utama¬† melalui pesan singkat, Kamis (11/8).

DPRD Kota Tangerang sendiri telah membatalkan anggaran pengadaan pakaian tahun 2021 yang nilainya mencapai Rp675 juta itu.

“Semuanya kami batalkan, jadi kawan-kawan akhirnya tadi diskusi dan musyawarah, untuk kebaikan bersama. Dan mendengarkan masukan aspirasi baik dari tokoh masyarakat, ya kami batalkan.

Secara politik, sikap teman-teman untuk baju tahun ini ditiadakan,” kata Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo saat dikonfirmasi dari Fokus Utama, Selasa (10/8) lalu.

Related Post